The OIC Human Rights

Human Rights in Islamic Countries

Prospek HAM di Negara-negara Muslim (Sebuah Tanda Tanya)

Posted by Human Rights in Islamic Countries on July 14, 2011


Sebagai suatu organisasi terbesar kedua setelah Perserikatan Bangsa-bangsa, Organisasi Konferensi Islam atau yang dikenal dengan OKI cukup memiliki potensi besar dalam pemajuan peradaban umat manusia, termasuk pula di dalamnya adalah pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia. Dalam pada itu, maintream hak asasi manusia internasional pun tengah mendorong mekanisme regional/multilateral terkait dengan badan HAM yang diharapkan mampu mendorong penegakan hak asasi manusia lebih progresif, sesuai dengan standard HAM Interternasional.

Secara historis dalam kancah politik internasional, OKI cukup misterius jika dilihat status keberadaannya sebagai komunitas negara-negara Muslim. Dengan membawa solidaritas keagamaan, pada perkembangannya, OKI cukup mampu memberdayakan negara-negara Muslim untuk membangun sebuah beradaban bersama, meskipun pada paroh pertama kemunculannya – dan hal utama yang menjadi faktor pendiriannya – OKI banyak berkonsentrasi pada isu-isu pembebasan Palestina dari kekuasaan Israel, selain pula secara “dingin” OKI menanamkan politik konfrontatif kepada Negara-negara Eropa atau Barat.  Dalam hal inilah kemudian muncul beragam spekulasi bahwa telah terjadi pertentangan di antara dua peradaban besar, kelompok Islam dihadap-hadapkan dengan kelompok Barat/Eropa.

Seiring dengan perkembangan zaman dan semakin tingginya relasi antar negara, yang berimplikasi pada keterbukaan sikap negara-negara Muslim secara khusus, OKI mulai berbenah diri untuk lebih terlibat dalam arena antar-negara di tingkat internasional. Sikap tersebut tentu disambut oleh masyarakat internasional, terutama ketika negara-negara Muslim seringkali eksklusif untuk terlibat secara aktif dalam organisasi internasional. Dalam pada itu, secara institusional OKI juga harus mereformasi diri, menanggalkan sisa-sisa eksklusifitas masa lalu, meminimalisasi egosentris keagamaan, serta bernegosiasi dengan peradaban modern yang tengah berlangsung di hampir seluruh belahan dunia, tanpa harus melepaskan identitas organisasi yang telah tumbuh sejak organisasi ini muncul.

Adanya reformasi di tubuh OKI, yang ditandai dengan perubahan Piagam OKI dan tersusunnya OIC Ten Year Action, juga menjadi titik berangkat pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia di negara-negara Muslim, setelah hampir 2 dasawarsa tidak terdengar lagi kabarnya tatkala OKI mengeluarkan Deklarasi HAM Kairo. Salah satu perkembangan mutakhir dewasa ini adalah pembentukan badan HAM OKI, yang disebut Komisi Independen Permanen HAM OKI (IPHRC), pada pertemuan ke-38 OIC Minister Foreign Affairs di Astana, Kazakhstan, sekaligus pula pemilihan para Anggota IPHRC yang berjumlah 18 orang.

Dengan kemajuan tersebut, ditambah pula telah terpilihnya perwakilan Indonesia sebagai salah satu dari 18 Anggota Komisioner IPHRC, pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia melalui Organisasi Konferensi Islam sangat relevan dengan kepentingan Indonesia, karena selain sebagai Negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia relatif lebih maju dibandingkan dengan negara-negara Muslim lainnya dalam wacana hak asasi manusia. Jika hal tersebut tidak disambut secara baik, alih-alih untuk menjadikan OKI sebagai pendulum perlindungan HAM di Negara-negara Muslim, Komisi HAM yang sudah terbentuk justru hanya menjadi lembaga-lembaga normatif yang tidak berpengaruh sama sekali pada peradaban umat manusia. Jika ini terjadi, persangkaan bahwa negara-negara Islam hanya mem-beo kepada peradaban Barat dan hanya mementingkan egosentris keagamaannya sendiri adalah benar adanya. Dengan itu, pembentukan Komisi HAM OKI menjadi titik tolak pembuktian kongkret suatu tesis apakah negara-negara Muslim betul-betul mereformasi untuk lebih meningkatkan pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia di negara masing-masing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: